Selasa, 24 Mei 2011

Yong Junhyung

Dulu waktu lagi tergila-gila sama T.O.P , rappernya Big Bang yang kharismatik, saya pikir nggak bakalan ada yang bisa ngalahin pesonanya dia di kancah musik Korea #tsaah.
Tapi itu sebelum saya mulai kenal sama sebuah boyband bernama B2ST, atau bisa juga disebut Beast. Iya... beast.... dan saya jujur baru sadar kalau Beauty and the Beast itu maksudnya si cantik dan si buas, bukannya si cantik dan si buruk rupa seperti yang banyak diterjemahkan di buku-buku dongeng.
Kembali ke B2st, berawal dari rekomendasi majalah Gogirl tentang lagu dari mini album boyband Korea ini, berjudul "Say No" yang disitu digambarin bercampur antara genre ballad dan RnB. Pas diliat music videonya.... hmm lumayan... tapi sama sekali nggak interest sama si rapper yang disitu mukanya terlihat "Indonesia" (nggak ada nasionalisme sama sekali).
Lalu, browsing-browsinglah saya music video B2st yang lain, sampai akhirnya ke lagu "Lights Go On Again" yang mana member-membernya pada pakai setelan rapi warna item putih ... kyaaaaaa paling suka kalo cowok pake baju gituan.... lalu lalu lalu ada yang mulai menangkap perhatian nih..... si rapper, Junhyung, yang waktu itu pake kemeja putih dikancing sampe atas, celana bahan, dan suspender, dengan hair style agak messy gitu, dengan cool nya nyanyiin bagian "Yes Sir, lights go on again, keep on and on and on, on and on and on bla bla bla (bahasa Korea)" 
O em gee itu keren bangeett gayanya, cuek gitu..... resmilah saya saat itu juga jadi fansnya Yong Junhyung :D yang punya panggilan lain Joker.
Pesona T.O.P emang nggak bisa dibandingin juga sama Junhyung, tapi maaf ya abang TOP aku berpaling ke mas Junhyung ..... :*
Ini dia MV terbaru dari B2ST, Fiction. Junhyung jadi lead actor nya lagi ... seneng sih screen time nya lebih banyak, tapi sebel juga karena dia harus berinteraksi sama aktris ceweknya ~

Senin, 16 Mei 2011

SNSD First Japanese Album

Kyaaa!!!! the new Full Japanese album of SNSD.... uber kewl!!! the concept is so Victorian, every member looks so gorgeous- if I can describe it in word-haha

I want it so bad, I want the 40-pages photo book, I want the different-from-the-first 32-pages photo book, I want the poster, and the box that Taeyeon hold,
and OMG the super cute mini bag in Jessica's beautiful hand o_o ....
But wait, 6990 Yen? 
ohkay, well, all I can do now is save every photo of it, wait until ihoneyjoo.com upload the full length album (12 tracks you kno?!) and wait until other (generous) fans upload the photo book's scan pictures...

Or .....
I need to break the bank tonight??? 



Minggu, 08 Mei 2011

Jessica Jung

The one that has a bitch face but still lovely :D

Senin, 18 April 2011

HAPPY BIRTHDAY

Kabur di tengah-tengah acara 'belajar Pencling' :P
I can't help it ~ I can't focus until I wish a very very very Happy Birthday for you...
Someone that I adore so much these day, foreverrr and mour ... :D
Thank you for being so dork-that make me find my laughter even on my bad day
Thank you for being so inspiring, thank you for show me the way of having fun, the way of care much without show it in words...
Thank you for being so adorkable !!! :D
Get a happier life okay?
And I wish you read my oh-so-cheesy message in your fan base

Sabtu, 02 April 2011

SNSD Jessica as One of The Volturi

Nggak sampe kepikiran untuk mengubah blog asal-asalan ini jadi bertemakan Korean Pop sih, tapi karena belakangan Kpop adalah hobi saya, I have no idea to write other than Kpop ... :D 

Kemarin di tengah-tengah kuliah Gizi Kesmas yang agak boring saya iseng ngetwit "I'll consider to watch Twilight Saga if SNSD Jessica casted as one of the vampire .." 
Serius loh, Jessica cocok banget jadi vampire! in a good way ... sejak Twilight Saga mengubah image vampire dari sosok serem-penghisap darah-bertaring tajam (pake baju tradisional-tangan ke depan-jalan melompat, kalo versi film China) menjadi sosok putih pucat mirip porselen-dingin-berkilauan-ganteng/cantik banget a la keluarga Cullen. 

The Cullens sukses mengubah image vampire yang tadinya ditakuti jadi diidolakan.
Jujur saya bukan penggemar Twilight Saga, karena ceritanya yang terlalu romance, tapi saya mungkin bakal antusias menanti sekuel terakhir Twilight, Breaking Dawn kalau seandainya SNSD Jessica meranin salah satu tokoh vampire di sini, ahahaha ...

Kenapa saya dari tadi ngotot berharap Jessica jadi vampire? Ini dia alasannya ...





Yup! These are the pictures from Jessica's first runway which held on March 29th, she looks so fierce right? Sooo vampire!
I can't help it but keep imagine as if Jessica will be one of the Volturi from Twilight Saga 
Watch out Dakota Fanning, Jessica may beat you for that role, ahahaha kidding :D


Senin, 14 Februari 2011

Haters Gonna Be Hate :D


Aaa I have to write this one! (since it's about Girls' Generation) -mmh did I tell that I'm a big fan? :)
Kemarin malam nggak sengaja baca sebuah post 'karya' GG's hater, di situ dia ngasih sebutan buat masing-masing member dengan kata-kata yang nggak pantes. Sebagai fans sih harusnya marah ya, atau minimal tertohok dan sebagainya... tapi ini saya malah senyum, entah karena mood saya lagi bagus, atau karena udah keseringan baca komentar jahat orang-orang di internet (such a cyber crime huh?), saya anggap ini lucu-lucuan aja. Cuma ngebatin, "Gila abis ini cewek sirik yang ngepost."

Bahkan saya apal kurang lebih isi post itu (warning: kata-kata selanjutnya akan terdengar kasar, I'm sorry I have to mention it biar lebih jelas 'kesirikan' mereka) : Taeyeon is a racist, Jessica is a slut, Tiffany is a rude, Yuri is going to be a bitch, Seohyun is fake, Yoona is overrated, Hyoyeon is ugly and underrated, Sooyoung is underrated too...
Their fans are ..... murderers (I forget)
They stole the award from our oppas....bla bla bla

Puahahahahaha.....!!! HOW FUNNY THE ANTIS? pathetic, kecintaan ke idola mereka membuat mereka begitu protektif, sampe nge-judge orang lain dengan membabi buta gitu... Saya yakin banget mereka nggak tau apa-apa tentang Girls' Generation dan personality member-membernya, kecuali 'kepercayaan' mereka tentang gosip-gosip miring tentang GG yang ada di media.
Saya sih nggak terpancing ya, untuk ngebales ngehina idola mereka atau gimana, I'm not a pathetic-hater like them :D

Nah, anggap aja cerita di atas adalah kasus, dan kita lagi studi kasus (maksa). Kasus ini ngingetin saya sama cerita Glam Girls dan mungkin juga Gossip Girl (waw others GG name, what a fate!). Dalam Glam Girls, ketiga tokoh centralnya: Rashi, Maybella, dan Adrianna adalah the 'it' girls yang digambarkan di cerita amat populer, kaya, bisa deket sama cowok-cowok keren, dan kehidupannya too good to be true... otomatis kepopuleran membuat haters bermunculan, efeknya segala sesuatu yang ada pada diri mereka selalu dipantau seisi sekolah.
Yap....it's just the same with Girls' Generation, sejak lagu mereka jadi hits, menang banyak awards, have many fans all over the world, haters mereka pun bermunculan. Yakin banget deh alasannya karena GG begitu dicintai di berbagai acara tv Korea, dan mereka deket sama banyak Boyband cowok kesayangan si hater-hater ini.

But both of them (this two GG) don't bother their self with the 'haters wave' ... Mungkin ada saatnya mereka keganggu juga, tapi karena udah sadar akan resiko dibenci, they're just ignoring the haters... Karena nyatanya mereka pun punya banyak orang-orang yang mensupport karya mereka (dalam kasus Glam Girls, Rashi diceritakan punya fashion blog keren bahkan clothing line sendiri), banyak yang juga menyukai bahkan mencintai mereka karena udah bisa mengenali dengan baik kepribadian mereka.

Hater is just hater, seseorang yang tidak bisa melihat diri orang lain dari sudut pandang yang benar. Ada sebuah kutipan dari twitter @TrueLoveStory "Haters don't hate you, they just hate not BEING you!"
Totally agree !!!
Dan salah satu member Girls Generation juga pernah bilang, "Hate us, not make you look more beautiful."

Jadi sebaiknya para haters berpikir ulang deh, is it worth it? mengorbankan tenaga buat ngebenci orang lain, mengorbankan waktu buat mencari-cari kesalahan mereka.
Wajar dan manusiawi banget kalau kita nggak suka sama orang tertentu, kelompok tertentu, sifat tertentu, but don't be a hater. If you don't like something, just leave it! and get a life.... If you don't like some peoples just leave them alone, masih banyak yang lebih penting untuk dipikirin dan dikerjain kan?

I just realized, that I learn so much from these two GG :))
In life, we should spread the love ..not spread the hate :D


Rabu, 09 Februari 2011

I Don't Believe in Government

Alasan saya tidak lagi tertarik menonton tv yang pertama adalah pemerintah. Saya tidak bisa percaya pada mereka lagi, saya tidak tau harus percaya pada siapa lagi di pemerintahan. Actually Indonesia is a great great country, but ..sorry to say, its government destroy itself. Saya memang awam soal hukum dan politik, tapi saya cukup waras untuk menyadari ada banyak hal yang tidak beres pada kedua hal tadi di negara ini.

Saat akhirnya saya memutuskan untuk menonton berita, supaya update. Saya langsung disuguhkan kenyataan bahwa hukum sangat tumpul di negara ini, untuk yang punya uang. Gayus-okey, semua orang kenal, tau kasus dan kontroversinya. Dia yang kita tau menerima suap-dan juga melakukan suap banyak sekali, menyatakan bahwa dia hanyalah kelas teri, bukan kakap, apalagi hiu. I just can't imagine who is that 'kakap' or 'hiu'? how much money they take? where the hell are they now? Duduk menonton tv di rumah, sambil was-was kejahatannya terbongkar? Atau tersenyum santai karena mereka pikir uang dan kekuasaan bisa 'melindungi' mereka.

Waktu itu berita tv kemudian berganti, saya tidak ingat persis soal apa, tapi soal rakyat kecil. Langsung lah saya matikan tv, entah kenapa hati saya sakit, karena keadaan begitu kontras di sini. Begitu besar gap antara yang kaya dan miskin. Apa kabar sila "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia"?
Apa kabar Pancasila yang sedari kecil kita pelajari butir-butirnya, belasan tahun kita dibacakan sila per sila, belasan tahun kita 'dipaksa' memahami makna-maknanya, fungsinya sebagai pedoman negara. Tapi kemudian ketika semakin dewasa, ketika tidak ada lagi pelajaran ataupun kuliah Pancasila, kita lupakan semua begitu saja. Bam! hilang. Percuma.

Sekarang menonton berita sama halnya dengan menonton sinetron. Ada banyak kejutan, ada emosi, banyak ekspos berlebihan ... tidak pernah ada ending yang jelas, gantung, sementara itu muncul 'sinetron-sinetron' baru yang mengalihkan perhatian.

Dunia yang ada di atas sana, dunia mereka yang punya jabatan, jadi terasa blur ... jadi opini kita sangat mudah dibentuk oleh berita di media.
Mungkin salah kalau kemudian saya jadi tidak peduli, jadi tidak mau berpikir soal negara sama sekali. Saya sebenarnya tidak seapatis itu juga ... saya peduli, saya ingin pemerintah yang lebih baik, saya berharap kualitas hidup semua warga negara semakin tinggi dan merata.
Tapi semua itu terasa terlalu jauh kalau saya lihat dari tempat saya sekarang.

Saya pun lelah, mengikuti berita yang makin bikin nyesek setiap hari. You can call me apathetic, but I can't help myself to care again ...