Jumat, 27 Agustus 2010

Twitter oh Twitter ....

Heiya..... now 6.35 am... yeah in the morning!!!
Haha senang berlebih, maklum selama beberapa hari terakhir nggak pernah berhasil tetap terjaga jam segini. Biasanya pasca Subuh, molor sampe jam 10an (ambil rata-rata). Like hangover, sampe 3 kali kelewatan loket KRS di kampus.

Yak, kita akan membahas twitter hari ini Saudara-saudara.
Twitter ini sekarang udah kaya .... kebutuhan? gaya hidup? gitu lah ... sarana eksis mungkin. Jadi sekarang saya juga udah pindah hati ke twitter, yang saya buka pertama kali pastilah tweetdeck, buat sekedar ngecek timeline, atau baca-baca twit menarik orang-orang dan memberi reaksi.
Simple. Itu salah satu alasannya, mengingat jejaring sosial sebelah-you know lah, terlalu banyak drama bok... telah terinvasi orang-orang yang dipanggil 'alay'. Dan twitter ini banya manfaatnya.

Somehow, twitter bisa jadi infotainment yang lebih real. Kalau kita emang tertarik banget sama hidupnya seleb, dan pengen banget tau dia ke mana, makan apa, sama siapa, lagi apa (kaya pacar posesif), follow lah dia di twitter. Terkadang mereka lebih buka-bukaan ketimbang ke infotainment, misalnya si artis A yang jadian sama si artis D, lebih cepet kita tau dari twitter. Apalagi kalau si artis ternyata TDA, twitter display attention (maksa), lagi ke sini ngetwit, lagi ke sana ngetwit..... pasti fans beratnya akan sangat puas :D
Di sisi lain, banyaknya account yang suka membagikan info-info pengetahuan umum bisa bikin kita tambah pinter. Macam @faktanyaAdalah dan masih banyak lagi. Terkadang berita-berita seperti gempa gitu lebih cepat menyebar di sini.
Dan juga lebih enakan nyampah di twitter, karena gampang aja gitu... nggak perlu kita nggak enak karena gonta-ganti status, karena dari namanya aja 'twitter' wajar dong kalau kita suka berkicau-kicau.

Sebenernya yang pengen saya bahas di sini adalah following dan follower. Sadar nggak sih, bahwa orang-orang, bahkan mungkin diri kita sendiri (sambil ngaca...) suka terobsesi dengan jumlah follower? Wajar sih, mengingat jumlah follower mencerminkan seberapa eksis kita, seberapa kita dikenal dan 'diinginkan'. Dan sifat alami manusia banget kalau pengen eksis, pengen keliatan wah.
Makanya beberapa dari kita (saya juga dulu-dulu) suka minta di follow back oleh teman yang kita follow. Tapi setelah dipikir-pikir lagi... twitter bukan facebook atau friendster, di mana harus ada hubungan dua arah. Ada add dan ada approve. Ada request dan ada confirm. Twitter cuma soal follow, kalau kita mau ngikutin semua yang dia post, dan unfollow kalau nggak mau. Just it!
Tanpa saling mem-follow pun kita bisa juga saling berbagi info, saling sapa, asal ada user name aja.
Jadi kalau kita nemuin twitter teman, tapi kita berasa nggak harus mem-follow dia, karena mungkin dia juga nggak pernah ngetwit (cuma pengen punya twitter aja), atau nggak begitu kenal, atau nggak ngerti bahasanya dia (masa sih tapi?) ya nggak harus difollow.
Followlah yang benar-benar membuat kita tertarik, misal kalau kita suka quote di film-film, pilihlan @BestFilmQuotes. Atau kalau suka yang lucu-lucu followlah @fitrop dan komedian lain.
Butuh berita akurat? follow acara berita tv.
Afganisme, follow Afgan. Vidies, follow Vidi Aldiano. Suka Super Junior, silahkan follow yang sama-sama suka biar bisa share. Temen deket yang sama-sama suka ngetwit mellow, monggo saling retweet. Temen SMA, follow lah biar keep in touch.
Dan nggak harus mereka follow back kita kan? toh kitanya juga yang mau follow mereka bukan atas permintaan siapa-siapa, apa lantas mereka HARUS ikutan follow kita kalau dari awal nggak niat?

Jujur aja, suka lucu kalau liat ada yang minta follow back ke artis. "Kak, follback aku ya please...." "Minta follbacknya dong..." dan sebagainya.
Buat apa? biar si artis juga ngikutin aktivitas sehari-hari kita? Atau buat bangga-bangga, "Waw difolbek sama @VidiAldiano loh....." atau biar kita bisa ganggu dia dengan curhatan kita di timeline?
Mungkin karena kebiasaan add-approve masih kebawa-bawa? jadi follow nggak afdol kalau nggak di follow balik.

Kalau menurut pemikiran saya, yang sekarang lebih terbuka dengan dunia twitter ini, followlah orang seperti kamu mencintai seseorang. Cintai dia dengan tulus tanpa mengharap balasan (tsaelaaahhh................). Jadi follow aja dia, masalah dia follow balik apa nggak, ya itu urusan dia.
Tergantung dia merasakan hal yang sama apa nggak, 'hal yang sama'= rasa butuh ngefollow.
Maka dari itu, sejak awal, follow aja orang yang tepat, jangan yang asal kenal. Kalau ternyata dia kerjaannya rumpi, ngeluh, gosip, nyampah, kan jadi ganggu.
Semakin dikit follower kita, semakin kita bebas ngetwit nggak penting,.Tapi kalau ternyata eh ternyata kita lumayan eksis, ya semakin bijaklah ngetwit, just twit something, not everything.
Dan kalau bisa post lah sesuatu yang inspiratif dan menghibur sesekali :D

Baiklah, sudah panjang ternyata ... sok sok ahli jejaring sosial nih saya ... Well, ini cuma pemikiran saya aja ... karena saya pun pernah terobsesi dengan follower, pernah? mmh mungkin kadang-kadang bisa muncul lagi ya... *tersipu malu (eh, sampe masang badge 'follow me on twitter' di blog segala kauu....)
No, no no... jangan ah, mudah-mudahan omongan panjang lebar saya di atas bukannya malah saya langgar sendiri.
I write in peace ya... nggak bermaksud menyentil perasaan siapa pun... kalau ada yang nggak berkenan, saya mohon maaf V(^o^)
Have a nice Friday everyone....

Senin, 23 Agustus 2010

Foto, Lagi, Lagi, Lagi dong....

Biar dikata orang Facebook udah so last year ago... tetep aja nggak bisa kita tinggalin manfaatnya.
Upload + tag foto mudah dan praktis, makin ditag makin eksis :)

Akhirnya seksi dokumentasi (Nopeh) dan seksi upload (Wewen) menjalankan tugasnya hari ini.
Mereka hang out bareng lagi (iri....tapi lemes jadi males nyusul).
Ini dia cuplikan kegiatan buka bareng kita itu...
Nopeh&meNopeh&me dalam pose ntah apa^^

See ya soon ladies .... ILoveUall

Minggu, 22 Agustus 2010

Abadikan Moment

Mmmh...I miss my camera so badly :(
Eventho' it's just a pocket camera, yeah not SLR and stuff, kaya punyanya anak-anak masa kini, banyak kenangan yang saya abadikan bersamanya.
Dan semenjak si kamera dipakai untuk keperluan KKN kakak saya, banyak moment yang nggak sempat saya 'rekam' dalam gambar.
Berharap temen upload foto-foto kita, padahal kan biasanya saya yang paling ruajin.

Kaya kemarin, waktu buka bareng anak-anak SMA. Trus juga waktu ngumpul sama ex-crew Samudra Spenda... haa ada yang kurang kalau nggak difoto. Dan tentunya posting pun jadi kurang komplit tanpa foto.

Tadi juga, padahal kan lagi kumpul sama Nopeh, Chan, dan Wewen. Setelah usaha pencocokan jadwal yang ketat (sok sibuukkk...), ketemu juga deh... Meski kota dihiasi gerimis dan sesekali petir, tetap semangat buka bersama.
Selesai menyantap menu serba udang, kita menembus ujan demi beli es krim. Rada stress emang, dingin-dingin lebih cocok sekoteng daripada es krim kan?

Eh di sana saya ketemu bang Pache, fyi (kalo butuh), dia adalah penyiar ternama di kota saya, dan punya band juga. Band beraliran reggae-nya dia suka main di SMA saya. Nah nggak nyangka juga dia inget muka saya.
BP : hei SMA 2 kan?
Me : Iya, sendirian aja Mas?
BP : Sama Tuhan...hahaha
Oh iya betul bang, kita semua memang selalu bersamaNya...

Teman saya Nopeh orangnya pede banget, in a good way, jadi kita-kita pun bisa ketularan aura pede-nya dia. Kaya waktu tadi kita foto-foto, terang-terangan banget deh di tempat umum.
Mana ada segerombol mas-mas yang lagi nongkrong di coffee shop ikutan ketawa karena tingkah kita.
Kalau diinget lagi sekarang, malu banget ya ... untungnya pas kejadian tadi muka terasa berubah jadi tembok.

Tadi juga saya curhat seada-adanya sama Nopeh, curhat colongan. Nggak tau kenapa kalau di depan dia saya jadi ember... :P
We had so much fun lah hari ini... membuat saya sekali lagi rindu dan butuh kamera itu :(
Meski begitu, yang penting saya menikmati moment bersama mereka.
Masih kangen tapi ....

Udah malem, waktunya tidur ... besok ada aktivitas menanti (tumben). Bye..... :-*

Jumat, 20 Agustus 2010

Had A Good Time and A Good Lesson

Kemarin sore, saya ketemuan sama temen-temen di SMP dulu, Lita, Risha, Putri, Dini, dan Inda.
Ceritanya kita bisa akrab karena jadi crew majalah sekolah gitu deh *I miss that moment
Satu persatu kami datang ke rumah Lita yang jadi lokasi buka bareng.
FYI, itu cuma beberapa meter dari rumah saya, jadi saya kepleset aja nyampe ke sana :P
Kangen-kangenan lah kita.
Ketawa-ketiwi, saling bertanya kabar, kuliah, kerjaan, aktivitas.
Dan maafkan kami ya Allah, karena kami pun tak henti membicarakan orang lain :)
Temen-temen waktu SMP dulu sih, dan nggak yang jelek-jeleknya ko....
Kita pun manfaatin buku tahunan SMP buat inget mukanya si anak yang lagi diomongin
-_-"
Makin lama topik pun makin melebar, tapi semakin asik juga.
Haha... berhubung 4 dari kita kuliahnya di bidang kesehatan gitu, jadilah kita ngomongin isu-isu tentang kesehatan. Gaya abiiss dah ....

Ada satu yang berkesan di benak saya nih,
Jadi kan adeknya Putri kerja di sebuah supermarket terkemuka di kota saya.
Dia nyeritain kerjaannya yang berat itu.
Masuk jam 7, trus briefing, trus nyariin barang yang expired, trus ngumpulin barang-barang yang nggak pada tempatnya lalu dikembaliin ke tempat asalnya.
Sampai di titik ini, saya dan yang lain pun ketawa miris....jadi sadar gitu deh kalau selama ini udah ngerepotin para pekerja di supermarket.
Jadi inget kalau sering naruh lagi barang yang nggak jadi dibeli, tapi di sembarang tempat, soalnya males balik ke tempat asalnya.
Ternyata itu tuh nambahin pekerjaan mereka.... waw dosa nggak ya? :P

Belum terlambat untuk bertobat...hehe, mulai sekarang usahain buat nggak jadi pembeli plin-plan nan labil. Kembaliin barang-barang ke tempatnya. Atau kalau di rumah makan, usahain ninggalin meja dalam keadaan yang nggak terlalu berantakan, piringnya ditumpukin misalnya. Sekecil apa pun, kalau bisa meringankan beban orang lain, kan jadi kebahagiaan tersendiri buat kita. Setuju?

Dan pertemuan kami pun harus berakhir, sampai ketemu ya girls....... semoga nggak akan terlalu lama lagi dah... :))

Cerita di Jumat Sore

Sudah lama nggak posting (perasaan lu aja kali Za....).
Ini Jumat, berarti Thank God It's Friday dong :)

Malam ini ada konser Harmoni SCTV yang usut punya usut episode terakhir.
Saya harus nonton, karena jujur saya belum pernah nonton Harmoni secara utuh.
Atau malah belum pernah sama sekali? Mungkin...
Alasannya selalu lupa atau nggak ketiduran, dan pas inget langsung nyesel gigit jari.
Dan kenapa saya harus nonton? karena ada Audrey dan Gamaliel Tapiheru nanti.
Siapa mereka? mereka adalah kakak beradik yang suka post video ke YouTube,
bawain cover version lagu-lagu Lady Gaga dan lain-lain.
Pertama liat yang mereka bawain Telephone-nya Gaga sama Beyonce, wuih keren.
Check di YouTube ya saudara-saudara.... :) di Gamal1990
Suara mereka okee, sampe banyak fansnya dari berbagai negara. Bangga kan Indonesia?
Karena di setiap video mereka juga selalu ada bendera Indonesianya...
Seharusnya sih mereka yang di ekspos ke publik ya bukan yang lip sync itu.... -_-yasudahlah.

Seperti biasa pagi ini saya tidur tanpa kontrol lagi.
Bahkan dalam hati saya berpikir, 'kalau malas adalah temannya setan, mungkin kami memang sudah jadi teman akrab'
Oh tidak!!! Naudzubillah....
Tadi pagi mimpi saya aneh euy.... kocak juga sih.
Saya sedang lari-lari pagi, terus di tengah jalan ada cowok ganteng (yang saya lupa mukanya gimana dan dia siapa) yang tiba-tiba berlutut di depan saya.
Cowok itu lalu bernyanyi dan ngasih kado gitu ke saya.
Si cowok pun nembak saya gitu deh (ihh jadi gimana nyeritainnya).
Trus saya bilang, "Ya...gimana ya?" *sok jual mahal
Eh si cowok jawab, "Tenang aja, bisa diatur."
Trus setting berganti di sebuah ruang rapat, di mana ceritanya saya lagi kumpul dengan keluarga si cowok misteri ini.
Eh tau nggak? si cowok cerita ke keluarganya kalau saya sedang mengandung anaknya dia!!!
Ya Allah, ini pasti karena pengaruh adegan sinetron tak mendidik dehh.... -_-"
Demi apa sih itu cowok ngomong kaya gitu? *santai Bu, cuma mimpi
Trus saya pun protes, "Loh tadi dia nembak saya di jalan, kok sekarang malah ngakunya saya hamil, gimana sih? kenal aja nggak..."
Ibunya si cowok itu pun menghardik putranya yang kemudian malu setengah mati.
Lalu saya bicara lagi dengan nada kemenangan "Maaf ya, saya nggak sama kaya menantu-menantumu yang lain...." sambil menunjuk beberapa cewek hamil di situ.
Lalu mimpi pun berakhir.
Entah apa maksudnya.
Hahaha

Efek mimpi itu bikin saya jadi makin malas bangun.
Dan rencana buat ke kampus ngambil KRS dan KHS pun gagal.
Kesiangan. Telat. Loketnya udah TUTUP.
Zzzt....padahal udah jauh-jauh nyampe depan kampus di cuaca sepanas tadi.
Ini bikin puasa saya jadi rusak nggak ya?
Tapi saya KUESEL sama diri sendiri, jadi makin bingung kan... cuma saya aja deh kayaknya yang belum ambil (berasanya).
But, no need to worry so much lah... pasti beres deh besok-besok.
Ya Allah lancarkan urusan perkuliahan ini... Amin...

Baiklah sekian dari saya, sampai jumpa...

Minggu, 15 Agustus 2010

Antara Maya dan Nyata

Selamat datang kembali dunia maya! selamat datang teknologi!
Apasih? Iya...abisnya kemarin malem habis bermalam di rumah mbah saya di sebuah desa.
Dan entah kenapa desa itu sedikit terisolasi. Di dalam rumah sinyal handphone adalah suatu yang langka.
Kalau mau telpon, paling nggak harus sibuk cari-cari sinyal di halaman rumah, atau di titik-titik yang random.
Itu kegiatan yang agak menguras tenaga dan kesabaran. Makanya seperti biasa saya biarkan saja diri saya terisolasi, saya biarkan orang-orang nggak bisa menghubungi saya (iya kalau ada....).
Apalagi online, blogwalking, dan browsing berjam-jam seperti yang selalu saya lakukan...mana mungkin bisa saya lakukan di sana.
Maka dari itu sms lebaran pun agak susah dilakukan di hari H.

Tapi di sana, di tengah-tengah keluarga. Di saat kita bisa saling berbagi cerita, berbagi canda, bertanya kabar, bertanya kegiatan sehari-hari, dan segala jenis obrolan lain. Kita tidak butuh dunia virtual ataupun teknologi komunikasi canggih.
Di saat ruang dan waktu tidak memisahkan kita, kita tidak butuh itu semua.
Di saat ada teman yang nyata, kita tidak lagi butuh yang maya.

Dan dunia saya yang biasa itu jadi terlupa sesaat...
Tapi setelah kembali ke sini, dan ngidupin hp lagi... dan sms yang tadi pending berdatangan, sadar deh ada banyak hal yang saya lewatkan (meski nggak gawat si, cuma janji buka bareng dll), saya kembali diingatkan bahwa teknologi itu memang perlu.
Manusia udah terlanjur bergantung pada teknologi. Manusia udah terlanjur dimanja dengan hubungan-hubungan maya, nggak harus ada pertemuan untuk membangun pembicaraan.
Nggak harus berpindah tempat untuk bisa 'bertemu' dengan yang lain.
Batas itu semakin tipis.

Meski saya menikmati komunikasi yang langsung, saya menikmati pertemuan, tapi nggak mungkin juga saya nggak berterima kasih dengan si penemu dan si pengembang teknologi komunikasi yang menciptakan dunia maya.
Yang menjadi teman saya di masa-masa sepi.

Ah udah ah...sok puitis gilaa bahasanya....
Besok Senin lagi, have a great weekdays everyone....

Sabtu, 14 Agustus 2010

Posting (Nggak Penting) Lagi

Hari ke-4 Ramadhan. Yeah dan belum satu puasa pun saya jalani.
Sebaliknya malahan menabung utang untuk dibayar di hari-hari lain.
Ya nggak masalah juga, tapi Ramadhan jadi nggak kerasa nih, sementara yang lain excited pas jam buka puasa, saya malahan tidur, atau (sok) sibuk di depan monitor.
Dan sementara yang lain merasakan sahur dan adzan Subuh yang ramai bersautan, saya tentu aja masih tidur. Baru bangun jam-jam 9an pagi.
Pola hidup yang nggak enak sama sekali. Meski puas tidur, tapi nggak enak.
Nggak olahraga (uhh gaya...), nggak menghirup udara segar pagi.
Back to basic, kehidupan saya banyakan di dunia maya daripada di dunia nyata.
Saya kaya lebih sering bercakap-cakap sama orang-orang di jejaring maya, bukannya di jejaring nyata.
Berharap banget setelah saya bisa puasa, semua akan terasa beda. Terasa Ramadhan ...

Tadi malem saya nonton film sewaan lagi, judulnya Little Black Book. Itu film jaman Brittany Murphy masih keliatan muda ... oh saya selalu suka filmnya dia, termasuk yang terakhir sebelum kematiannya, The Ramen Girl.
Selesai nonton udah mau tengah malem aja, tapi karena belum ngantuk lanjut bertwitter ria.
Dan baru tidur setengah 1an gitu, namun tidur saya terusik banyak hal.
Semut atau apapun yang muncul di tempat tidur.... -_-
Pas udah usaha banget tidur, jam 3an kebangun arak-arakan pembangun Sahur. Bapak-ibu yang mau sahur aja belum kebangun padahal. Maka dengan niat mau nonton Fitri Tropica di OVJ, saya menyeret langkah ke depan tv.
Pas adzan Subuh barulah usaha tidur berhasil.

Jam 8.41 kakak saya yang lagi galau nunggu pesanan tas yang dibelinya secara online mengadu gitu ke saya. Nyawa saya beneran belum kumpul waktu itu, tapi ternyata saya masih bisa jadi tempat peraduan yang baik.
Saya masih bisa bales dengan sok bijak smsnya dia.
Bahkan pas kakak saya tanya "Jadi aku harus bilang apa ke online shopnya?"
Saya yang sulit membedakan mimpi dan nggak mimpi pun mengetik sms seolah-olah lagi bilang ke si owner online shop, yang sekarang saya lupa gimana persisnya kalimat itu, lalu saya kirim ke kakak saya.
Beberapa menit mimpi saya terusik lagi, "Ohkay udah aku forward ..." katanya
Rasanya pengen bales, "Emang tadi aku kirim apa?" tapi saya keburu lanjutin mimpi.

Jadi maksud dari cerita ini apa? -_-
Yaa heran aja orang yang jelas-jelas lagi sadar sepenuhnya (kakak saya) kenapa bisa sampai bingung merangkai kata dalam sms, dan justru mem-forward kata-kata ciptaan orang yang jelas-jelas lagi nggak utuh nyawanya (saya).
I'm so multitasking , sleeping, dreaming, and typing sms at the same time (gitu aja sombong).

Ngomong-ngomong mimpi saya di pagi hari selalu sama. Selalu orang yang sama, ah who are you? why you keep haunting my dream in every single morning?
Tapi yang salah bukan dia, yang salah saya dong ngijinin dia terus jadi guest star di mimpi saya.
Ah sudahi posting tak jelas ini....
Dadah....Selamat berpuasa, saya mau lunch dulu hehe...

Jumat, 13 Agustus 2010

Francaise

Now Playing : Carla Bruni - Le Plus Beau du Quartier

Tentunya saya nggak berniat cuma posting itu doang di sini, memangnya micro blog itu, apa apa namanya? Twitter? (sok pura-pura lupa padahal cerewet bercicit tiap hari).
Oh...saya sungguh tak tahu Carla Bruni bernyanyi tentang apa, bahkan jika saya amati dan dalami liriknya setelah saya browsing di google, saya tetap tak akan tau.
Yang saya tau lagu ini jadi jinglenya iklan Sofell-obat anti nyamuk. Pas nonton iklan itu saya emang sukaa banget sama lagunya, makanya saya bela-belain cari di internet tapi nihil.
Sampai kemarin sore, seorang penulis (mungkin), yang belakangan saya follow di twitter-bukan karena dia selebrita tapi karena twitnya inspiratif, memberi link untuk download lagu ini. Ah...bisa dibilang memang takdir saya menemukan lagu ini ^o^

Saya pun bersorak girang sendiri di depan layar ketika membaca link ini, sama seperti jika twit saya direply oleh selebritis-ah noraknya :).
Lagunya berbahasa Prancis, dan ngomong-ngomong saya suka bahasa Prancis, sounds sexy!
Saya sendiri sudah belajar bahasa ini selama tiga tahun di SMA, tapi akibat itu hanya sekali seminggu, jadi pasti nggak maksimal. Apalagi gurunya galak, jadi ya....saya sempat ilfeel dikit ke bahasa Prancis (Astaghfirulllah ...mengkambinghitamkan guru lagi...).

Dan setahun lepas dari SMA, saya pun tak kenal bahasa itu lagi. Meski jauh di lubuk hati saya, pengen belajar lagi.... yang masih diinget "Bonjour" doang. Selamat pagi. Atau bon appetite. Selamat makan. Hahaha....
Saya sukanya bahasa Prancis karena sengau-sengau gimana kalau menyebut huruf 'r', 'g', dan 'j'
Tarolah contoh Jakarta, kira-kira dibaca "Zakahrta" ...
atau Rendezvous, yang mungkin sering kalian baca dimana-mana, akan diucapkan "Rongdevu" atau bahkan "Longdevu"
ahaha rempong emang. Tapi sexy...maka dari itu saya berniat flash back belajar itu bahasa, mungkin sendiri. Kan saya dulu cukup pintar dan kesayangan guru loh...(atau cuma perasaan saya aja).

Satu lagi bahasa yang akhir-akhir ini sering saya dengar. Korea. Oh well itu resiko pecinta K-pop yang macam saya ini, saya suka sih dengerin lagu-lagu mereka. Suka sekali, meski nggak ngerti apa isi lagunya. Beruntunglah lirik-lirik mereka suka ada satu-dua kalimat yang bahasa Inggris, jadi ada clue dikit lah.
Kekurangannya jelas saya nggak bisa ikutan nyanyi karena bahasa mereka susah diucap dengan lidah saya ini.
Tapi bahasa asing itu menarik, lebih menarik bagi saya daripada bahasa ibu (maafkan saya ibu...)
Mmmmh...I love foreign language ...

Selasa, 10 Agustus 2010

Jarak



Resiko. Konsekuensi.
Yap, dua hal itulah yang biasanya menjadi alasan, kenapa kita harus menerima suatu keadaan yang bukan keinginan kita. Keadaan yang menyusahkan hidup kita.
Biasanya kita akan bilang, "Yah udah resikonya kaya gini..."
Atau, "Emang udah konsekuensinya, jadi harus terima."
kalimat-kalimat di atas bisa jadi hanya penghiburan, supaya hati kita pelan-pelan menerima kenyataan.

Saya menulis ini karena sebuah berita yang sekitar satu jam lalu saya dengar, kepindahan Bapak saya ke Pamekasan, sebuah Kabupaten di Madura, di pulau penghasil garam itu.
Iya mungkin saya terlalu mellow dan menye-menye banget kalau sampai sedih. Bagaimanapun Masih banyak keluarga lain yang harus terpisah jauh, lebih jauh dari jarak saya dan Pamekasan-Pamekasan itu.
Tapi tetep aja..... it feels so sad, setidaknya waktu kita semua harus tinggal di Kalimantan, kita bareng-bareng, satu keluarga. Yang tetap saling memiliki meski di tempat asing.

Ini ditambah lagi gosip-gosip yang beredar sebelumnya, bahwa Bapak dipindah di daerah Tegal, jadi nggak jauh-jauh amat lah, lebih dekat. Dan itu udah bikin Bapak dan Ibu ngerasa happy-happy sendiri.
Tapi begitu diangkat tinggi-tinggi oleh si gosip tidak bertanggung jawab itu, Bapak dijatuhkan begitu kejamnya ke bawah dengan fakta bahwa beliau justru semakin dijauhkan dari kami.

Oke, itulah resikonya, itulah konsekuensi dari pekerjaan.
Dan saya bukan anak kecil lagi, jadi saya haru sadar bahwa hidup itu move on,
kita tidak sedang berjalan di tempat, meski itulah tempat teraman dan ternyaman bagi kita.
Kita boleh benci perubahan, kita boleh benci jarak, kita boleh benci dan enggan untuk keluar dari lingkaran aman.
Tapi itu mutlak dalam hidup.
Itu mutlak harus dilakukan siapa pun yang mau maju.

Tempat teraman adalah keluarga
Tempat ternyaman adalah keluarga
Tapi ada saatnya di mana kita harus keluar dari situ
Belajar membangun keluarga baru
Tempat aman dan nyaman yang baru

Dan lagipula, jika tidak ada jarak, kita tidak bisa merasakan apa itu rindu.

"If this is what I call home, why does it feels so alone?"
kutipan Saltwater Room-nya Owl City yang sering terasa 'gue banget' berputar-putar lagi di kepala saya.

Minggu, 08 Agustus 2010

I'm Just Blabbering

it's 1:26 am
Good morning!
Happy Sunday.... mmhh unfortunately I start this Sunday with "Lost Feeling"
I feel so lost, while I keep playing Katy Perry's song-Lost
"Have you ever been so lost........Known the way and still so lost......."

....................speechless
I just feel like I'm invisible somehow, invisible, unknown, rejected, bla bla blah

Should I shout in front of your face "Hellooooo I'm here.........don't you see me?!!"
"Woyy......what the heck is my fault?"

But you just don't care...

Sabtu, 07 Agustus 2010

If We Ever Meet Again

if we ever meet again, it will never be the same

if we ever meet again, I'm gonna show you my innocent face?

if we ever meet again, it will be awkward

if we ever meet again, I don't know what to do or say

if we ever meet again, can I look into your eyes or even stare at your face?

if we ever meet again, how dare me?

if we ever meet again, something to worry about?

if we ever meet again, maybe I can't breath

if we ever meet again, I wish I could say sorry

Jumat, 06 Agustus 2010

Enak Enak Enak.......






Tau tidak gambar-gambar di atas apaan?
These are just fancy stuff, tiruan, beberapa adalah celengan dan ada juga tempelan kulkas
Penipuan, bener-bener replika yang membuat lapar!!!
Aduh ngiler deh ngeliatinnya.....
Itu semua saya temukan di online shop Fcaebook, namanya Loecu Shop IV
Silakan berkunjung kalau niat beli
Saya takutnya kalau punya nanti suatu saat saya kunyah beneran tuh celengan...
mengingat waktu kecil dulu saya pernah tergoda gigit penghapus yang baunya kaya permen banget -_-" dan beneran saya gigit. Poor me :S

Kamis, 05 Agustus 2010

Emma Watson's New Hair Cut



Since Harry Potter production was over, berarti Emma Watson udah nggak punya kewajiban menjaga image Hermione Granger dalam dirinya: rambut tebal, coklat, ikal, panjang.
Dan benar saja rambut itu dia musnahkan......
I dunno why, kecewa gitu rasanya.
Tetep cantik sih, tapi.......berasa aneh aje....

Tapi ada tulisan gini di FanPagenya
"Dear all. Cut my hair off a few days ago... Feels incredible. I love it. I've wanted to do this for years and years; it's the most liberating thing ever. Hope you like. Big love from Emma x"

Yaa as long as you feel incredible, and liberate Em, I'm with you as your fan... no matter how your change :)
*Nggak rela juga sih sebenernya, hiks

Rabu, 04 Agustus 2010

Era Puitis Jaman SMP

Saya tiba-tiba ingat, waktu SMP dulu saya pernah mengalami era 'puitis'
Ngelamun sedikit kepikiran puisi,
Setiap hari saya menghasilkan satu puisi yang saya tulis di binder
Tahu alasannya?
Saya mengalami ....mmh...apa ya...crush?
Haha iya, saya naksir kakak kelas gitu, dan itu membuat saya jadi hobi menulis puisi.
Gila!
Sekarang boro-boro satu hari satu puisi,
sekalimat pun nggak bisa saya hasilkan
Anehnya, bakat itu cuma mampir bentaran doang.
Total hilang sama sekali, sekarang saya bahkan nggak suka baca puisi

Orang yang membuat saya jadi 'berbakat' dulu itu juga saya udah nggak peduli lagi
La la la la la namanya juga naksirnya anak SMP
Siapa dia? hanya saya, Tuhan, dan malaikat-malaikat di sekitar saya yang tahu
Saya nggak pernah bilang ke siapa pun penduduk Bumi ini

Waktu baru-baru ini puisi itu saya baca-baca lagi,
"wow" itu aja yang bisa saya bilang,
Soalnya lumayan banget bahasanya, lumayan pake perumpamaan dan majas-majas gitu lah
Kapan ya bakat itu, atau mungkin bakat lain menghampiri saya lagi....

Senin, 02 Agustus 2010

Itu Nama Saya

Pernah nggak iseng search pakai nama kamu di mesin pencari twitter?
Iya sih kurang kerjaan, tapi emang bener kok saya kurang kerjaan. Dan beneran lagi mati gaya, makanya saya ketik nama saya 'aziza' sebagai kata kunci.
Dan......
Nama saya cukup banyak yang punya juga ya? Haha, saya kira nama saya ini terlalu banyak huruf z jadi kurang peminat :)
Saya menemukan anak sekolahan bernama Aziza yang kelihatannya pintar! karena ada yang bilang 'belajar sama Aziza aja udah cukup lah' dan 'besok ulangan ngandelin Aziza aja deh gue'
Haha saya bangga denganmu Aziza.... (narsis tiada tara, padahal nggak kenal)

Aziza yang lain adalah Aziza yang tinggal di Dubai, cantik, seksi, dan kayaknya arteiss gitu deh. Haha
Lalu ada Aziza Mustafa yang dibilang 'princess of jazz' oh ya? waw jadi pengin cari lagunya kayak apa.
Yang rada-rada bikn risih adalah ada 'arabic sexy dancer' bernama Aziza.... ZZZtttt malas dehhh yang kaya begini...huhuhuhu...
Ada pula bayi yang baru lahir bernama Aziza Nadia Hamzah, dan dipanggil Zizi. Welcome new Aziza...
Ada pula yang bilang 'kalau chat sama aziza ngakak mulu' Wah bearti Aziza memang ditakdirkan pintar dan lucu (narsis tiada tara lagi)

Ini apa sih? Haha, mungkin karena saya merasa nama saya nggak selazim Ayu, Putri, Rini, Vita, atau Bella, jadi merasa menemukan 'teman' aja pas nemuin Aziza-Aziza lainnya. Freak me :))

Btw, ide ini saya dapat dari majalah Gogirl! lho, berarti bukan murni keisengan saya ya...You wanna try? it's fun :D

Minggu, 01 Agustus 2010

Nama yang Sangat 'Kreatif'

Selamat siang Sunday!!!

Hari ini ada hal yang menggelitik jari-jari saya untuk posting ini, meskipun ini cuma hal sepele.
Tapi lumayan lah untuk dijadikan bahan tertawaan renungan mungkin? Betapa sifat alay bisa saja mendominasi dalam diri seseorang, dan baginya, ke-alay-annya adalah wajar dan (mungkin) cool!
-_-"

Jadi ini yang saya temukan

Iya...itu adalah nama orang di Facebook-jejaring sosial yang belakangan sudah terlalu banyak penggunanya. Dan semakin hari makin banyak tingkah ajaib yang dilakukan para penggunanya.
Kurang jelas? yang pertama adalah :

Ayu-ithuceeuueenyaPopomkiki Miss'Ayuuppuusspitasari Saiiankphypiy-Kiki Chyyngekngekcommel-parrtEmpat

dan yang kedua:

Lyendha-Ciiputtiecienderella Lthukeaboneka-angeLbluepiink Ddreamperfect'riiezal-follevel

Siapa pun mereka (sumpah saya nggak kenal), saya nggak tau apa yang ada dalam pikiran mereka ketika mengisi kolom nama di setting Facebook.
Ide mereka sungguh kreatif luar biasa nggak sih?
Mungkin perlu panggil Robert Langdon untuk memecahkan makna nama mereka?

Mungkin 'mengurusi urusan orang' adalah salah satu bakat saya, maaf ya untuk kedua orang yang saya bahas namanya di sini, I write in peace okay? ^-^
Tapi kedua nama ini memang benar-benar menggelitik saya.....