Jumat, 23 Juli 2010

All We Need is Balance

Kalau di kuliah Psikologi Kesehatan aku diajarkan bahwa setiap orang memiliki toleransi ambang sakit yang berbeda, sehingga reaksi pada gejala-gejala sakit akan berbeda.
Hari ini aku sadar kalau ambang kepuasan setiap orang terhadap apa yang diraihnya juga berbeda-beda. Sehingga reaksi pada prestasi pun akan berbeda.

Kalau toleransi ambang kepuasannya pendek
Maka dia akan mudah puas dan menerima seberapa pun hasil yang dia capai
Sebaliknya yang ambang kepuasannya panjang, luas, lebar..
Dia akan susah sekali merasa cukup puas meskipun dibanding yang lain dia sudah jauh lebih baik
Tapi tetap aja, ngerasa belum memenuhi targetnya

Tiba-tiba jadi pengen nulis ini, setelah tadi ketemu teman-teman kampus
Dan sharing soal nilai masing-masing
Si A yang dapat C berapa banyak
Si B yang ada nilai Dnya
Si C yang udah ngumpulin 4 nilai A tapi ngerasa belum sesuai target
Si Bul bul (males pake alfabet terus) yang dapet nilai C tapi males di SPin

Hidup adalah pilihan,
Termasuk pilihan mau masuk kategori cepat puas, atau susah puas
Dua-duanya ada untung dan ruginya kan?
Kalau cepat puas, nanti jadi nggak optimal usahanya
Kalau susah puas bisa jadi ambisius juga
All we need is balance
Selalu lebih baik kalau kita berada di tengah-tengah
Keep everything in the right portion ^0^


0 komentar:

Posting Komentar